PALEMBANG – Gubernur Sumsel, Herman Deru meminta dilakukan evaluasi terhadap tempat hiburan malam di Palembang menyusul insiden penembakan di Tempat Hiburan Panhead Cafe yang menewaskan seorang anggota TNI berinisial Pratu FAA (23).
Korban tewas setelah ditembak rekannya sendiri, Serda RN (23), saat berada di sebuah tempat hiburan malam di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Menanggapi peristiwa itu, Herman Deru menegaskan bahwa insiden tersebut tidak bisa langsung digeneralisasi terhadap seluruh tempat hiburan di Sumatera Selatan. Namun demikian, ia memastikan evaluasi tetap akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Dari sekian banyak tempat hiburan, satu yang terjadi menurut saya tidak bisa digebyah uyah secara umum. Tapi tentu saya akan instruksikan wali kota untuk mengevaluasi setiap tempat yang dapat memantik kegaduhan,” kata Herman Deru usai menghadiri rapat paripurna HUT ke-80 Provinsi Sumatera Selatan di Gedung DPRD Sumsel, Senin (18/5/2026).
Pernyataan itu muncul di tengah sorotan publik terhadap keamanan dan pengawasan di lokasi hiburan malam, terutama setelah insiden yang melibatkan aparat bersenjata tersebut.
Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Ia menegaskan proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan secara profesional dan transparan.
“Sudah sesuai aturan, semoga berjalan lancar,” ujarnya singkat.













