PALEMBANG – Dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota Palembang serta memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) melakukan penyesuaian operasional LRT Sumsel pada Sabtu malam (18/4).
Penyesuaian ini dilakukan seiring dengan pelaksanaan Car Free Night (CFN) yang digelar di sepanjang Jalan Kolonel Atmo, mulai dari Simpang Jalan Aiptu Karel Satsuin Tubun (depan Bank Sumsel Babel Cabang Palembang) hingga Simpang Empat Lampu Merah Bank Mandiri, pada pukul 17.30 hingga 22.30 WIB.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat yang ingin menikmati suasana akhir pekan tanpa kendaraan bermotor, operasional LRT Sumsel diperpanjang hingga pukul 00.16 WIB. Selain itu, jumlah perjalanan yang semula 94 perjalanan ditingkatkan menjadi 98 perjalanan.
Adapun tambahan perjalanan LRT Sumsel yang dioperasikan antara lain:
1. KA P 7019 Lintas DJKA – berangkat 21.05, Ampera 21.15, Cinde 21.19, Bandara 21.55;
2. KA P 7020 Lintas Bandara – berangkat 22.00, Cinde 22.33, Ampera 22.36, DJKA 22.47;
3. KA P 7030 Lintas Asrama Haji – berangkat 23.37, Cinde 00.02, Ampera 00.05, DJKA 00.16;
4. KA P 7031 Lintas DJKA – berangkat 22.52, Ampera 23.02, Cinde 23.05, Asrama Haji 23.31;
Manager Humas Divre III Palembang, Aida, menyampaikan bahwa penambahan perjalanan ini merupakan langkah nyata KAI bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) dalam menghadirkan layanan transportasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Penyesuaian operasional LRT Sumsel ini kami lakukan untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat yang ingin menghadiri Car Free Night. Kami ingin memastikan pelanggan dapat bepergian dengan aman, nyaman, dan tepat waktu tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas,” ujar Aida.
Masyarakat yang hendak menikmati CFN Atmo dapat menggunakan LRT Sumsel dengan turun di Stasiun Cinde atau Stasiun Ampera. Kedua stasiun tersebut berada pada lokasi strategis yang memudahkan akses menuju pusat kegiatan, termasuk kawasan Bundaran Air Mancur (BAM) yang menjadi salah satu titik favorit warga untuk bersantai dan berfoto di malam hari.
Dengan hadirnya tambahan perjalanan ini, LRT Sumsel diharapkan dapat menjadi solusi transportasi yang efektif sekaligus ramah lingkungan. Selain mengurangi potensi kemacetan akibat penggunaan kendaraan pribadi, layanan ini juga memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana akhir pekan di Kota Palembang.
“KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan serta mendukung berbagai program pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata dan UMKM melalui penyediaan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan selama menggunakan LRT Sumsel, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” tutup Aida. (rilis)







