FJM Sumsel dan SKK Migas Sumbagsel, Telah  Menciptakan 500 Wartawan Yang Berkompetensi 

Jakarta – Upaya mempererat hubungan kemitraan dan meningkatkan komunikasi dengan Insan Pers, Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel dengan SKK Migas Sumbagsel melakukan kegiatan media ghatering tahun 2026.

Kegiatan media ghatering tahun 2026, bertempat di Jakarta selama 3 hari, peserta yang mengikuti dari anggota Forum Jurnalis Migas Sumsel.

Oktaf Riady Ketua Forum Jurnalis Migas Sumsel, mengatakan kegiatan Media Ghatering dilakukan setiap tahun, dan bertujuan mempererat hubungan antara FJM dengan SKK Migas Sumbagsel.

Kegiatan ini menjadi momentum penting, untuk memperkuat hubungan antara perusahaan hulu migas dan media massa.

“Hasil dari komunikasi antara FJM Sumsel dengan SKK Migas Sumbagsel, telah menciptakan 500 telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), ” tandasnya, Ketua DK PWI Sumsel.

Terpisah Firdaus Komar Sekertaris FJM Sumsel, dari paparannya hubungan antara FJM Sumsel dan SKK Migas Sumbagsel, dari data bulan Januari hingga November 2026, ada 2.498 berita terupdate tentang Hulu Migas.

Sementara itu Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, berterima kasih kepada Forum Jurnalis Migas Sumsel, tentang mendukung produksi hulu migas melalui pemberitaan.

“Media ghatering ini juga, bertujuan untuk membangun komunikasi dengan Insan pers di sektor hulu migas, dan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara perusahaan migas dan media, ” ungkapnya, mantan wartwan Indo Pos.

Ia mengungkapkan hasil dari sinergitas antara FJM Sumsel dan SKK Migas Sumbagsel, telah menciptakan wartawan yang berkompetensi.

“Kami berharap di tahun 2030 bisa menciptakan 1000 wartawan yang sudah berkompetensi khususnya di Provinsi Sumsel, apabila wartawan berkualitas, nilai produksi hulu migas otomatis ikut berkualitas, ” harapnya.

Editor : Asri Firmansyah