SUMSEL – Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie, S.E., M.M mengikuti Penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Bagi Ketua DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia.
Kegiatan yang diikuti hingga akhir ini bertujuan memperkuat peran lembaga legislatif, di mana beliau menerima piagam penghargaan.
Kursus tersebut dirancang sebagai forum pembelajaran strategis bagi pimpinan DPRD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Fokus utamanya mencakup penguatan kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam forum ini, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi intensif terkait tantangan yang dihadapi daerah masing-masing. Pertukaran pengalaman antar pimpinan legislatif dinilai menjadi nilai tambah, terutama dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan pembangunan.
Keikutsertaan Andie Dinialdie, mencerminkan komitmen DPRD Sumatera Selatan dalam memperkuat peran lembaga legislatif sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Sebagai pimpinan DPRD, ia memiliki tanggung jawab dalam memastikan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran berjalan efektif serta transparan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun sinergi antar daerah. Para Ketua DPRD dari berbagai wilayah berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan pemerintahan, termasuk strategi meningkatkan akuntabilitas dan responsivitas kebijakan publik.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan terkait kepemimpinan adaptif di tengah dinamika pembangunan daerah. Hal ini dinilai penting, mengingat tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkualitas semakin meningkat.
Penutupan kursus menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah berlangsung dengan berbagai sesi pembelajaran. Momentum ini diharapkan membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kinerja DPRD di daerah masing-masing.
Bagi Sumatera Selatan, keikutsertaan dalam kegiatan nasional ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan DPRD dalam merespons kebutuhan masyarakat. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, pimpinan legislatif diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Selain itu, peningkatan kapasitas kepemimpinan juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi kunci dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (rilis)













