Walikota Berharap Bisa Menciptakan Generasi Yang Kuat dan Berkarakter

Prabumulih – Di balik sebuah pertemuan sederhana di ruang kerja, tersimpan harapan besar untuk masa depan. Selasa (31/3/2026), Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menerima audiensi panitia Jambore Cabang (Jamcab) III Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Prabumulih.

Pertemuan ini bukan sekadar laporan persiapan kegiatan, tetapi menjadi ruang dialog tentang bagaimana membentuk generasi muda yang kuat, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Ketua Kwarcab Kota Prabumulih, Hermanto, bersama jajaran panitia memaparkan kesiapan pelaksanaan Jamcab yang direncanakan berlangsung pada pertengahan April 2026. Dengan penuh optimisme, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini akan diikuti sekitar 700 peserta dari seluruh gugus depan penggalang tingkat SMP/MTs se-Kota Prabumulih.

“Kami melaporkan bahwa persiapan administrasi dan teknis saat ini sudah cukup siap. Jamcab ini akan menjadi wadah pembinaan karakter, keterampilan, serta mempererat persaudaraan antar anggota Pramuka,” ujar Hermanto.

Di balik angka ratusan peserta, ada semangat besar yang ingin ditumbuhkan—tentang kebersamaan, kedisiplinan, dan nilai-nilai kehidupan yang tidak selalu bisa diajarkan di dalam kelas.

Menyambut hal tersebut, Wali Kota Prabumulih, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, Gerakan Pramuka Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berakhlak.

“Pemerintah Kota Prabumulih mendukung penuh penyelenggaraan Jambore Cabang ini. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perkemahan, tetapi juga melahirkan inovasi serta mencetak kader pemimpin masa depan yang berkarakter,” ujar beliau.

Lebih jauh, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, kebersihan, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses.

Tahun ini, Jamcab mengusung tema “Pramuka Unggul, Pramuka Generasi Emas” yang akan dilaksanakan di Stadion Talang Jimar pada 18–23 April 2026. Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita besar untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berjiwa kuat dan peduli terhadap sesama.

Di ruang kerja itu, percakapan singkat menjadi awal dari sebuah perjalanan panjang. Perjalanan ratusan anak muda yang akan belajar, bertumbuh, dan menemukan jati diri mereka.

Karena sejatinya, masa depan sebuah kota tidak hanya dibangun dari infrastruktur, tetapi dari generasi muda yang ditempa dengan nilai, karakter, dan semangat kebersamaan.