Rata-rata 5.104 Penumpang per Hari, Volume Pelanggan KAI Palembang Melonjak Signifikan

PALEMBANG – Volume pelanggan kereta api di wilayah PT PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mengalami lonjakan signifikan selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Hingga memasuki hari ketiga masa angkutan libur, rata-rata jumlah pelanggan tercatat mencapai 5.104 penumpang per hari.

Total sebanyak 15.312 pelanggan telah menggunakan jasa kereta api selama periode 13 hingga 15 Mei 2026. Tingginya mobilitas masyarakat pada momen libur panjang menjadi faktor utama meningkatnya okupansi perjalanan kereta api di Sumatera Bagian Selatan.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, angka tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat.

“Pada hari ke-3 masa libur akhir pekan Kenaikan Yesus Kristus, tercatat sebanyak 15.312 pelanggan menggunakan kereta api dengan berbagai tujuan di wilayah Sumatera Bagian Selatan,” ujar Aida, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, rata-rata jumlah pelanggan per hari mencapai sekitar 5.104 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga akhir masa libur pada 18 Mei mendatang.

Aida menilai tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari ketepatan waktu perjalanan, kenyamanan, keamanan, hingga tarif yang relatif terjangkau.

“Kereta api masih menjadi pilihan masyarakat karena aman, nyaman, tepat waktu, dan ekonomis,” katanya.

Selain lonjakan volume pelanggan, penjualan tiket selama periode libur panjang juga mengalami peningkatan signifikan. Hingga saat ini, total tiket yang telah terjual mencapai 28.346 tiket.

Untuk KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang, penjualan tiket bahkan menembus 152 persen dari arah Kertapati dan 153 persen dari arah Tanjungkarang.

Sementara KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau mencatat okupansi mencapai 142 persen untuk kedua arah perjalanan.

Sedangkan KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau masih memiliki ketersediaan tiket dengan tingkat penjualan 81 persen dari arah Kertapati dan 65 persen dari arah Lubuk Linggau.

Aida menjelaskan, pelanggan yang belum mendapatkan tiket untuk kereta api bersubsidi seperti KA Rajabasa dan KA Bukit Serelo masih dapat memanfaatkan pembelian tiket parsial maupun memilih perjalanan menggunakan KA Sindang Marga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar lebih mudah mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai,” jelasnya.

Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat melakukan pemesanan tiket, pembatalan perjalanan, pengecekan jadwal, hingga memperoleh berbagai promo perjalanan.

Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang memastikan terus meningkatkan pelayanan selama masa angkutan libur panjang, baik dari aspek keselamatan perjalanan, keamanan stasiun, maupun kenyamanan pelanggan selama berada di dalam kereta.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik dan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi seluruh pelanggan,” tutup Aida. (rilis)