Prabumulih – Wako Prabumulih, H Arlan atau yang akrab disapa Cak Arlan, langsung merespons keluhan masyarakat terkait pembangunan gerbang kota baru yang dinilai tidak sesuai dengan desain gerbang kota lama dan menuai kritik dari berbagai kalangan.
Keluhan tersebut mencuat setelah masyarakat menilai bentuk dan tampilan gerbang kota baru jauh berbeda dari desain sebelumnya yang telah menjadi ikon pintu masuk Kota Prabumulih. Menanggapi hal itu, Cak Arlan menegaskan tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah tegas.
Kepada awak media, Minggu, (25/1/2026), suami Hj Linda Arlan ini menyampaikan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas pengerjaan gerbang kota tersebut untuk dimintai penjelasan.
“Akan kita panggil pihak yang mengerjakan gerbang kota ini. Mereka harus bertanggung jawab karena hasil pengerjaannya tidak sesuai dengan bentuk gerbang kota lama,” tegas Cak Arlan.
Menurutnya, sejak awal ia telah memberikan arahan agar pembangunan gerbang kota baru tetap mengacu pada desain lama, baik dari segi bentuk maupun filosofi, sehingga identitas dan ciri khas Kota Prabumulih tetap terjaga.
“Sebelumnya sudah saya tekankan, desainnya harus serupa dengan gerbang kota yang lama. Jangan sampai berubah jauh dan justru menghilangkan ciri khas kota,” ungkap politisi Partai Gerindra tersebut.
Cak Arlan juga menegaskan, pemerintah tidak ingin pembangunan yang dilakukan justru menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Oleh karena itu, apabila terbukti pembangunan gerbang kota tersebut tidak sesuai dengan desain awal yang telah disepakati, maka pembongkaran menjadi langkah yang harus dilakukan.
“Kalau memang tidak sesuai dan sudah menimbulkan keluhan dari masyarakat, ya harus dibongkar. Tidak ada kompromi untuk pekerjaan yang tidak sesuai perencanaan,” tandasnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di Kota Prabumulih harus mengedepankan kualitas, estetika, serta aspirasi masyarakat. Setiap pekerjaan yang menggunakan anggaran daerah, lanjutnya, wajib dikerjakan secara profesional dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Ini menjadi evaluasi ke depan. Kita ingin setiap pembangunan benar-benar memberi manfaat dan kebanggaan bagi warga Prabumulih, bukan sebaliknya,” pungkas Cak Arlan.













