PALEMBANG = PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang sukses mengawal mobilitas masyarakat selama libur panjang Paskah 2026 dengan total penumpang menembus 26.309 orang.
Angka tersebut dicatat dalam periode lima hari, mulai 2 hingga 6 April 2026, dengan rata-rata 5.261 penumpang per hari. Tingginya volume ini menegaskan peran kereta api sebagai moda transportasi andalan di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan lonjakan penumpang mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, khususnya pada momentum libur panjang.
“Selama periode libur Paskah, mobilitas masyarakat terlayani dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan operasional KAI dalam mengantisipasi peningkatan penumpang,” ujarnya.
Sejumlah perjalanan bahkan mencatat tingkat okupansi melampaui kapasitas tempat duduk. KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang mencatat okupansi tertinggi hingga 158 persen, diikuti KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuklinggau sebesar 150 persen, serta KA Sindang Marga dengan okupansi 111 persen.
Dari sisi pelayanan stasiun, Stasiun Kertapati menjadi titik tersibuk dengan total 8.347 penumpang selama lima hari atau rata-rata 1.669 penumpang per hari. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan hari normal.
Sementara itu, Stasiun Lubuklinggau mencatat 3.948 penumpang dan Stasiun Prabumulih sebanyak 1.741 penumpang, yang juga mengalami kenaikan dibandingkan rata-rata harian biasa.
Di tengah lonjakan tersebut, kinerja operasional tetap terjaga. Tingkat ketepatan waktu (on time performance) mencapai 99 persen untuk keberangkatan dan 97 persen untuk kedatangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Aida. (rilis)













