Palembang – LRT Sumsel mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir pekan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu (30/05) hingga Senin (01/06) yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila. Pada periode tersebut, LRT Sumsel berhasil mengangkut sebanyak 40.719 penumpang dengan rata-rata volume pengguna mencapai 13.573 penumpang per hari.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan bahwa peningkatan jumlah pengguna LRT Sumsel turut dipengaruhi oleh berbagai aktivitas masyarakat serta penyelenggaraan sejumlah event di Kota Palembang, seperti Car Free Night (CFN) pada Sabtu malam dan Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi.
“Kegiatan masyarakat yang terpusat di kawasan perkotaan menjadi salah satu faktor meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi publik, khususnya LRT Sumsel. Selain praktis dan nyaman, LRT Sumsel juga menjadi pilihan masyarakat untuk menghindari kepadatan lalu lintas saat pelaksanaan kegiatan CFN maupun CFD,” ujar Aida.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat selama pelaksanaan Car Free Night, LRT Sumsel turut melakukan penambahan perjalanan pada Sabtu malam menjadi 98 perjalanan, dari sebelumnya sebanyak 94 perjalanan reguler setiap harinya.
Selama periode libur akhir pekan tersebut, Stasiun Asrama Haji masih menjadi stasiun dengan volume pengguna tertinggi, dengan total 8.440 penumpang. Selanjutnya, Stasiun Ampera menjadi salah satu stasiun favorit masyarakat yang beraktivitas di kawasan pusat kota, baik untuk menikmati suasana CFD maupun CFN, sekaligus melakukan swafoto dengan latar Jembatan Ampera.
Kemudian, Stasiun DJKA tercatat sebagai stasiun terpadat ketiga dengan total 5.662 penumpang. Stasiun Bumi Sriwijaya yang berada di kawasan pusat perbelanjaan juga menjadi salah satu stasiun dengan mobilitas tinggi. Sementara itu 3.128 penumpang menggunakan di Stasiun Bandara. Stasiun Bandara tetap menjadi salah satu titik penting sebagai akses keluar masuk masyarakat yang terhubung langsung dengan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
“Tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan LRT Sumsel menunjukkan bahwa transportasi publik kini semakin menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Selain memberikan kemudahan mobilitas, penggunaan transportasi publik juga berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas,” tambah Aida.
KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi operasional, keselamatan, keamanan, maupun kenyamanan perjalanan.
“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan di Kota Palembang,” tutup Aida.










