KAI Divre III Palembang Salurkan Rp1,39 Miliar untuk Program Sosial

PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp1,39 miliar hingga Triwulan III 2026. Bantuan tersebut menyasar berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga lingkungan di wilayah operasional perusahaan.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan program TJSL menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan.

Hingga September 2026, total bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp1.398.225.000, dengan cakupan wilayah mulai dari Palembang hingga Lubuklinggau.

Salah satu program yang dijalankan yakni bantuan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp180 juta bagi tiga warga Kota Palembang. Masing-masing penerima memperoleh bantuan Rp60 juta untuk meningkatkan kelayakan tempat tinggal.

Ketiga penerima bantuan tersebut adalah Sukiyem dan Usman, warga Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, serta Susanti, warga Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II.

“Program bedah rumah ini merupakan wujud kepedulian KAI terhadap kondisi sosial masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu penerima manfaat memiliki hunian yang lebih layak, sehingga keluarga dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman serta memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupnya,” ujar Aida.

Selain bedah rumah, KAI Divre III Palembang menyalurkan bantuan untuk sarana dan prasarana peribadatan, sekolah, lembaga kemasyarakatan, serta instansi pemerintah daerah.

Perusahaan juga memberikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, bantuan hewan kurban saat Iduladha, serta dukungan kepada panti sosial rehabilitasi penyandang disabilitas sensorik.

Di sektor lingkungan, KAI turut melaksanakan kegiatan penghijauan dan mendukung penyediaan fasilitas umum. Berbagai program tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Menurut Aida, hunian layak, akses terhadap fasilitas umum, pendidikan, dan dukungan sosial merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pembangunan yang berkelanjutan perlu dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, melalui program TJSL, KAI ingin turut mendukung pemenuhan kebutuhan dasar dan pemerataan manfaat pembangunan, termasuk bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya,” katanya.

Penyaluran Bantuan Mengedepankan Transparansi

Dalam pelaksanaan program TJSL, KAI Divre III Palembang menyatakan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Penyaluran bantuan dilakukan sesuai ketentuan perusahaan dengan memperhatikan tata kelola yang baik serta pencegahan gratifikasi dan penyuapan.

Komitmen tersebut sejalan dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2025.

“KAI berkomitmen memastikan program TJSL dilaksanakan secara bertanggung jawab, transparan, dan akuntabel. Kami ingin setiap bantuan memberikan manfaat sesuai tujuan dan kebutuhan penerima, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan,” tegas Aida.

KAI Divre III Palembang menyatakan akan melanjutkan program TJSL melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).