PALEMBANG – Penumpang yang kehilangan barang di kereta api maupun stasiun tidak perlu langsung kehilangan harapan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menyediakan layanan Lost and Found untuk mengamankan dan membantu mengembalikan barang kepada pemiliknya.
Sepanjang Januari hingga September 2026, KAI Divre III Palembang mengamankan 52 barang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp133,25 juta. Sebanyak 16 barang senilai sekitar Rp36,2 juta ditemukan selama Juli hingga September 2026.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan pelanggan yang menyadari barangnya tertinggal harus segera melapor agar petugas dapat melakukan penelusuran.
Pelanggan yang masih berada di dalam kereta dapat menghubungi kondektur. Sementara itu, pelanggan yang sudah turun bisa melapor kepada petugas di stasiun atau menghubungi Contact Center KAI 121.
“Pelayanan kepada pelanggan tidak berhenti ketika mereka tiba di stasiun tujuan. Kami juga berupaya memberikan solusi ketika pelanggan menghadapi kendala, termasuk saat barang bawaannya tertinggal di kereta api maupun di area stasiun,” ujar Aida.
Agar pencarian lebih mudah, pelanggan perlu memberikan informasi secara rinci, mulai dari tanggal perjalanan, nomor kereta, kode pemesanan, perkiraan lokasi barang tertinggal, hingga ciri-ciri barang tersebut.
Barang yang ditemukan beragam, antara lain telepon seluler, laptop, dompet, tas, dokumen penting, dan barang berharga lainnya. Petugas mengamankan barang tersebut melalui prosedur identifikasi, pelabelan, pencatatan, dan penyimpanan di tempat aman.
Namun, barang tidak bisa langsung diserahkan hanya berdasarkan pengakuan. Petugas akan memverifikasi identitas, meminta bukti perjalanan, serta mencocokkan keterangan mengenai ciri-ciri barang untuk memastikan penerimanya merupakan pemilik yang sah.
Aida mengingatkan pelanggan agar tidak memberikan kode pemesanan maupun informasi pribadi kepada pihak yang tidak berkepentingan selama proses pencarian barang.
Di sisi lain, ia meminta penumpang meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan tempat duduk, berpindah dari ruang tunggu, atau turun dari kereta.
“Kesadaran pelanggan dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi hal penting. Sebelum meninggalkan tempat duduk atau turun dari kereta, pastikan kembali tidak ada barang yang tertinggal,” katanya.








