Prabumulih – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Sumatera Selatan melalui Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih resmi menerima hibah tanah seluas 5 hektare dari Wali Kota (Wako) Prabumulih, H Arlan. Tanah hibah tersebut berlokasi di Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT).
Penyerahan tanah hibah tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen PAS Sumsel, Erwedi Supriyatno, yang didampingi Kepala Rutan Prabumulih Sandy Wiguna SKom MSi, Kasubsi Pelayanan Tahanan (Peltah) Iin Valentino SH, serta jajaran, Selasa, 13 Januari 2026 di Ruang Kerja Wako.
Dalam keterangannya, Erwedi Supriyatno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Wako Prabumulih. Menurutnya, lahan hibah tersebut akan segera dimanfaatkan untuk pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan ke depannya juga direncanakan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
“Alhamdulillah, atas dukungan dan bantuan Pak Wako, telah diserahkan tanah hibah seluas 5 hektare yang akan dibangun Bapas. Selain di Prabumulih, pembangunan Bapas juga direncanakan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba),” ujar Erwedi.
Ia menjelaskan, keberadaan Bapas nantinya akan mendukung implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru, khususnya terkait penerapan pidana non-pemenjaraan.
“Di Bapas ini akan diimplementasikan KUHP baru, seperti kerja sosial dan bentuk pidana alternatif lainnya. Petugas Bapas akan melaksanakan pendampingan terhadap klien pemasyarakatan yang menjalani hukuman non-pemenjaraan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Erwedi menegaskan bahwa rencana pembangunan Bapas di Prabumulih akan segera dilaporkan kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
“Kalau tidak tahun ini, tahun depan segera dibangun Bapas. Dengan adanya Bapas ini tentu akan mempermudah pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” tegasnya.
Selain Bapas, ke depan lokasi tersebut juga diproyeksikan untuk pembangunan Lapas. Hal ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Setelah dibuka nanti, akan menambah tenaga kerja. Rekrutmen dilakukan secara terbuka, termasuk adanya pemagangan. Ini juga bisa mendukung pertumbuhan UMKM di sekitar lokasi,” tambahnya.
Sementara itu, Wako Prabumulih H Arlan menegaskan bahwa hibah tanah tersebut merupakan hibah pribadi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat.Geologi
“Ini bentuk keseriusan kita dalam mendukung program Presiden, sekaligus untuk meramaikan dan mengembangkan Desa Jungai. Jika ke depan masih kurang, akan kita tambahkan lagi,” ujar Arlan.
Ia juga menyampaikan bahwa akses jalan menuju lokasi telah dibuka dan akan dilakukan pengecoran setelah pembangunan dimulai. Selain itu, Wako mengimbau masyarakat sekitar untuk mendukung penuh rencana pembangunan tersebut.
“Saya mengajak warga sekitar untuk mendukung pembangunan ini demi kemajuan dan perkembangan Desa Jungai. Keberadaan Bapas dan Lapas nantinya juga akan menyerap tenaga kerja lokal,” pungkasnya.











