Prabumulih – Walikota (Wako) Prabumulih, H. Arlan atau yang akrab disapa Cak Arlan, meresmikan penggunaan Jembatan Bailey di Jalan Tenggamus, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Jumat, 9 Januari 2026. Peresmian dilakukan setelah pengerjaan jembatan tersebut rampung dan kini sudah mulai dilintasi masyarakat.
Jembatan Bailey ini dibangun sebagai solusi sementara menyusul robohnya Jembatan Muara Dua akibat diterjang banjir Sungai Kelekar, yang sebelumnya memutus akses transportasi dan menghambat aktivitas warga.
Peresmian tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H Elman ST MM, Plt Kepala Dinas PUPR Effandri ST MM, Plt Kalaksa BPBD Sriyono SH, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih, Camat, Lurah, Ketua RT/RW, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Cak Arlan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas bantuan Jembatan Bailey yang telah terpasang. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk nyata sinergi Pemprov Sumsel dan Pemkot Prabumulih dalam meningkatkan infrastruktur jalan penghubung masyarakat.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Bapak Gubernur Sumsel. Kehadiran Jembatan Bailey ini sangat membantu dan mempermudah akses jalan serta aktivitas masyarakat di Kelurahan Muara Dua dan sekitarnya,” ujar Cak Arlan.
Lebih lanjut, Cak Arlan mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga telah merencanakan pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut.
“Insya Allah, jembatan permanen akan dibangun oleh Pemprov Sumsel melalui program Bangun. Pembangunan jembatan permanen ini diperkirakan akan memakan anggaran sekitar Rp6 hingga Rp7 miliar,” jelasnya.
Ia pun kembali menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan perhatian Pemprov Sumsel, terutama Gubernur Sumatera Selatan, dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kota Prabumulih.
Pada kesempatan itu, Cak Arlan juga mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat Jembatan Bailey agar dapat digunakan dengan aman dan berkelanjutan. Ia meminta Camat, Lurah, serta RT dan RW untuk ikut melakukan pengawasan terhadap penggunaan jembatan tersebut.
“Camat, Lurah, RT, dan RW agar bersama-sama mengawasi penggunaan jembatan ini. Jangan sampai kejadian seperti di Aceh kemarin terulang,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Cak Arlan secara resmi meresmikan penggunaan Jembatan Bailey Muara Dua sebagai sarana penghubung aktivitas masyarakat.
“Pada hari ini, saya resmikan penggunaan Jembatan Bailey ini untuk kepentingan masyarakat, sebagai sarana penghubung aktivitas guna meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Editor : Asri Firmansyah










