PALEMBANG – Dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Metropolis mengundang perhatian dan kepedulian berbagai pihak, termasuk Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA-MUBA).
Ketua Umum IKA-MUBA, Dr. H. Apriyadi, M.Si., didampingi Sekretaris Umum (Sekum), Rubi Indiarta, S.H., M.H., mengatakan giat ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kabut asap yang tengah melanda, maka IKA-MUBA di Palembang bakal melakukan aksi sosial berupa pembagian masker.
“Pembagian masker kita rencanakan pada Jumat, 11 September 2026 sebanyak 5000 pcs kepada masyarakat yang saat ini memang merasakan langsung dampak dari kabut asap ini,” sampainya disela rapat persiapan pengukuhan pengurus IKA-MUBA di Ruang Rapat Graha Pena, Rabu (9/9).
Pembagian masker lanjutnya akan dilaksanakan di titik-titik yang memang ramai, seperti di perempatan jalan, dan karena bertepatan dengan hari Jumat maka siangnya juga menyasar ke masjid – masjid seperti masjid Taqwa, Masjid agung dan juga ke masjid DPRD.
“Jadi ini bentuk kerja sosial kami dalam membantu pemerintah provinsi maupun kota Palembang untuk masyarakat kota Palembang dan sekitarnya. Mudah – mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.
Apriyadi menambahkan, pembagian masker selain memang momentum karena sedang kondisi kabut asap, dan kedua dalam rangka rangkaian menuju ke pengukuhan pengurus IKA-MUBA yang akan dilangsungkan pada 26 September.
“Alhamdulillah untuk pengukuhan nanti insyaallah akan dihadiri Pak Gubernur dan dilaksanakan di Griya Agung. Kami juga sampaikan terimakasih kepada Pak Gubernur karena sudah memfasilitasi kegiatan yang akan dilaksanakan IKA-MUBA ini,” pungkasnya. (Tin)














