Polrestabes Libatkan Ormas Islam saat Amankan Paskah di Palembang

Palembang – Keterlibatan organisasi masyarakat Islam dalam pengamanan perayaan Paskah di Kota Palembang menjadi sorotan. Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, Banser hingga PM KRI ikut turun langsung menjaga keamanan ibadah umat Kristiani.

Bersama Polrestabes Palembang, mereka disiagakan di sejumlah gereja, termasuk Gereja Santo Yosef dan Gereja Katedral Santa Maria Palembang yang menjadi pusat perayaan dengan jumlah jemaat besar.

Kehadiran ormas Islam di tengah perayaan Paskah dinilai bukan sekadar membantu pengamanan, tetapi juga menjadi representasi nyata toleransi antarumat beragama di tingkat akar rumput.

Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, menegaskan pelibatan ormas merupakan bagian dari strategi memperkuat pengamanan sekaligus membangun rasa kebersamaan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan ormas ini penting untuk menciptakan rasa aman sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Palembang menjunjung tinggi toleransi,” ujarnya.

Di lapangan, anggota ormas membantu pengaturan arus jemaat, pengawasan lingkungan sekitar gereja, hingga berkoordinasi dengan aparat jika ditemukan potensi gangguan.

Sinergi ini juga mempercepat respons terhadap situasi darurat karena pengamanan dilakukan secara kolektif dan menyebar di berbagai titik.

Polisi menilai pola kolaborasi ini efektif, terutama saat momentum hari besar keagamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. (rilis)