Prabumulih – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Prabumulih menggelar apel bulanan perdana di awal tahun yang dipusatkan di Stadion Prabumulih Talang Djimar, Senin, 5 Desember 2025
Apel tersebut diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Prabumulih. Wako Prabumulih, H Arlan, diwakili Wawako Prabumulih, Franky Nasril SKom MM, yang bertindak sebagai pembina apel.
Dalam amanatnya, Wawako Prabumulih yang akrab disapa Bang Franky menegaskan pentingnya menjadikan momentum tahun baru sebagai awal membangun semangat baru, pola kerja baru, serta peningkatan disiplin dan tanggung jawab ASN.
“Tahun baru harus dimaknai dengan semangat baru dan kerja baru. ASN wajib menjaga kedisiplinan, bertanggung jawab dalam bekerja, serta menjaga marwah dan integritas sebagai aparatur negara,” tegasnya.
Ia menekankan agar seluruh ASN bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara maksimal. Menurutnya, tugas utama ASN adalah memberikan pelayanan publik yang baik dan profesional.
“Tingkatkan pelayanan publik. Camkan itu, tanamkan, dan jalankan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Bang Franky kembali mengingatkan bahwa ASN adalah abdi negara dan abdi masyarakat yang bekerja untuk kepentingan publik. “Kita bekerja dan mengabdi untuk masyarakat. Kita digaji oleh negara, oleh uang rakyat. Jadi sudah seharusnya kita memberikan pelayanan yang terbaik, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan menjaga sikap, baik dalam bekerja maupun di luar jam kerja,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tahun baru identik dengan anggaran baru dan program baru. Oleh karena itu, seluruh program yang telah direncanakan harus dijalankan secara optimal dan penuh tanggung jawab. Target-target yang belum tercapai pada tahun sebelumnya diminta untuk segera dikejar.
Salah satu perhatian khusus yang disampaikan adalah terkait penerapan KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) di RSUD Prabumulih sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
Selain itu, ia menyoroti pelayanan publik di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar terus dibenahi dan ditingkatkan.
“Pelayanan di kecamatan, kelurahan, dan desa harus semakin baik, karena mereka merupakan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” katanya.
Terkait kebersihan kota, Bang Franky menyebutkan bahwa pengelolaannya kini berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Prabumulih. Ia berharap pengelolaan kebersihan dapat dilakukan lebih baik dan optimal guna mewujudkan Prabumulih yang bersih dan indah.
“Ini tanggung jawab bersama. Kita harus optimistis dan bekerja maksimal agar kota kita bersih, rapi, dan nyaman,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bang Franky juga secara khusus mengingatkan ASN agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menegaskan agar ASN tidak sembarangan membuat konten, terlebih menggunakan atribut dan pakaian dinas.
“Jangan joget dan nyanyi memakai pakaian dinas, kecuali untuk kepentingan promosi program Pemkot Prabumulih yang bersifat resmi dan edukatif,” tegasnya.
Menurutnya, perilaku ASN di media sosial akan menjadi sorotan publik dan mencerminkan citra pemerintah daerah.
“Harus ada rasa malu. Apa yang dinilai masyarakat, itulah yang dipertaruhkan,” ujarnya.
Bang Franky mengungkapkan, saat ini hampir 80 persen ASN di lingkungan Pemkot Prabumulih aktif menggunakan media sosial, sehingga diperlukan kedewasaan, etika, dan tanggung jawab dalam bermedia sosial.
“Gunakan media sosial secara bijak, cerdas, dan bermartabat. ASN harus menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat,” pungkasnya..
Editor : Asri Firmansyah












