PALI – Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, di Bulan Mei hingga Oktober tahun 2026, total lahan terbakar seluas 503,9 Hektar.
Ahmad Hidayat Kaban BPBD melalui Jon Faisal Kabid Kesiapsiagaan, Mengatakan dari data BPBD, ada ratusan hektar lahan terbakar.
Dari 503,9 Hektar Lahan Terbakar, terbagi 5 kecamatan, akan tetapi paling banyak kejadian di Kecamatan Talang Ubi sebanyak 115 Kejadian.
“Untuk motif Kebakaran, ada yang kebakaran tidak sengaja seperti contoh masyarakat membuang puntung rokok sembarangan, , dan ada yang secara sengaja, ” ungkapnya.
Ia menuturkan dari BPBD selalu siaga 24 jam dalam pencegahan Karhutla ini, untuk Satgas ini didukung dari Pihak Polres dan TNI.
Ditanyakan apakah ada bantuan Presiden RI senilai Rp 100 Milyar kepada Pemerintah Provinsi Sumsel, Ia mengungkapkan bahwa untuk sementara kabupaten PALI tidak mendapatkan bantuan tersebut dari Pemerintah Sumsel.
“Dalam pencegahan Karhutla, Tim Satgas di bagi dalam 3 Regu secara bergantian, memang ada kesulitan dalam memadamkan api, seperti sulit nya akses masuk kendaraan, ” tandasnya, Jumat (9/10/26).
Ia pun berharap ada bantuan dari Pemerintah Provinsi, untuk memberikan Peralatan tentang Karhutla, seperti Kendaraan Roda Dua dan lainnya.
Masuk Musim Kemarau, seluruh Sungai maupun Embung sudah mengering, sehingga Persediaan Air sudah tipis.Oleh karena itu sangat Penting ada Pembuatan Sumur Bor.
“Dalam Pencegahan Karhutla, meminta seluruh Kades, Lurah maupun Camat, terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak membuka kebun dengan cara membakar, ” himbaunya.
Editor : Asri Firmansyah














