Libur Panjang Tiba, Pemesanan Tiket KA Divre III Palembang Tembus 114 Persen

PALEMBANG – Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada momen libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Hari Raya Waisak 2570, dan Hari Lahir Pancasila melonjak tajam. Tingkat pemesanan tiket kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang bahkan telah menembus 114 persen dari total kapasitas yang disediakan.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, hingga saat ini total pemesanan tiket mencapai 32.969 tiket selama masa angkutan libur panjang yang berlangsung mulai 26 Mei hingga 2 Juni 2026.

Padahal, KAI Divre III Palembang hanya menyediakan sebanyak 28.928 tempat duduk untuk tiga perjalanan kereta api yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Pada momen libur panjang ini, KAI Divre III Palembang menyiapkan total 28.928 tempat duduk dengan rata-rata kapasitas pelanggan per hari mencapai 3.616 pelanggan,” ujar Aida.

Lonjakan tertinggi terjadi pada KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang yang tingkat pemesanannya mencapai 146 persen atau sebanyak 9.889 tiket. Sementara relasi menuju Kertapati tercatat mencapai 141 persen atau 9.583 tiket.

KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau juga mengalami lonjakan penumpang. Tingkat pemesanan menuju Lubuk Linggau mencapai 124 persen atau 5.257 tiket, sedangkan relasi menuju Kertapati mencapai 126 persen atau 5.345 tiket.

Sementara itu, KA Sindang Marga masih memiliki cukup banyak kursi kosong. Tingkat pemesanan relasi menuju Lubuk Linggau baru mencapai 47 persen atau 1.615 tiket, sedangkan relasi menuju Kertapati sebesar 37 persen atau 1.280 tiket.

Aida menjelaskan, masyarakat masih dapat memanfaatkan tiket KA Sindang Marga karena ketersediaan tiket relasi original destination masih cukup tersedia.

Sedangkan untuk dua kereta api PSO yakni KA Rajabasa dan KA Bukit Serelo, tiket dengan relasi penuh telah habis terjual. Namun masyarakat masih dapat membeli tiket parsial sesuai relasi yang tersedia.

KAI Divre III Palembang juga mengimbau masyarakat membeli tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun loket stasiun guna menghindari penipuan dan tiket palsu.

Selain itu, pelanggan diingatkan mematuhi aturan barang bawaan selama perjalanan. Setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi gratis maksimal 20 kilogram dengan dimensi tertentu.

Sementara barang berbahaya seperti narkotika, senjata api, bahan mudah terbakar, hewan peliharaan, dan barang yang mengganggu kenyamanan penumpang dilarang dibawa ke dalam kereta.

“Kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, dan menyenangkan selama momen libur panjang ini,” tutup Aida. (BOB)