PALEMBANG – Lonjakan penumpang saat libur panjang Hari Buruh Internasional (May Day) langsung direspons cepat oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang. Satu kereta kelas eksekutif ditambahkan pada rangkaian KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuklinggau.
Penambahan ini mendongkrak kapasitas dari semula 200 kursi menjadi 250 kursi. Total rangkaian kini terdiri dari lima kereta eksekutif.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menegaskan langkah ini diambil untuk menjawab lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang.
“Penambahan ini untuk mengakomodir tingginya kebutuhan perjalanan saat libur akhir pekan May Day,” ujarnya.
Faktanya, minat masyarakat melonjak tajam. Hingga Kamis (30/4) pukul 13.30 WIB, tiket yang terjual sudah menembus 17.981 lembar atau 124 persen dari kapasitas tersedia.
Tiga kereta api menjadi tulang punggung angkutan penumpang di wilayah ini: KA Bukit Serelo, KA Rajabasa, dan KA Sindang Marga.
KA Rajabasa mencatat angka tertinggi. Okupansi tembus 152 persen untuk rute Kertapati–Tanjungkarang, dengan rata-rata 1.290 penumpang per hari. Arah sebaliknya juga tinggi, 151 persen.
KA Bukit Serelo tak kalah padat. Tingkat keterisian mencapai 131 persen, baik menuju Lubuklinggau maupun Kertapati.
Sebaliknya, KA Sindang Marga justru masih longgar. Okupansi baru 71 persen ke arah Lubuklinggau dan 53 persen ke arah Kertapati. Celah ini dimanfaatkan KAI dengan menambah kapasitas sekaligus mendorong distribusi penumpang lebih merata.
“Kami imbau masyarakat memanfaatkan ketersediaan tiket KA Sindang Marga yang masih cukup banyak,” kata Aida.
KAI juga mengingatkan aturan bagasi tetap berlaku. Penumpang hanya diperbolehkan membawa barang maksimal 20 kilogram. Jika melebihi, akan dikenakan biaya tambahan—Rp10.000 per kilogram untuk kelas eksekutif dan Rp6.000 per kilogram untuk kelas bisnis dan ekonomi.
KAI memastikan penambahan kapasitas ini bagian dari komitmen menjaga layanan tetap optimal di tengah lonjakan penumpang.
“Kami ingin memastikan perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Aida. (rilis)














