PALEMBANG – Menjelang masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Divre III Palembang memperketat perawatan sarana kereta api guna memastikan perjalanan tetap aman dan andal.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi lonjakan mobilitas penumpang selama periode mudik Lebaran, sekaligus menjamin operasional angkutan barang di wilayah Sumatera bagian selatan tetap berjalan lancar.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan perawatan sarana menjadi aspek krusial dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
“Perawatan sarana tidak semata-mata bertujuan menjaga keandalan operasional, tetapi juga menjadi elemen penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.
Perawatan dilakukan secara rutin dan terjadwal terhadap seluruh komponen sarana, mulai dari lokomotif, kereta, hingga gerbong. Pemeriksaan difokuskan pada komponen vital seperti sistem pengereman, roda, bogie, serta alat perangkai atau coupler yang berfungsi menjaga kekuatan sambungan antar kereta.
Selain itu, pengukuran profil roda dilakukan secara berkala untuk mencegah potensi anjlokan, sementara sistem pengereman diperiksa setiap hari guna memastikan keamanan perjalanan.
Untuk menunjang kesiapan sarana, Divre III Palembang didukung sejumlah fasilitas perawatan, yakni dua depo lokomotif di Kertapati dan Tanjung Enim Baru, satu depo kereta di Kertapati, serta tiga depo gerbong di Simpang, Muara Gula, dan Tanjung Enim Baru.
KAI juga terus mendorong inovasi melalui digitalisasi proses perawatan. Pemantauan jadwal dan progres pemeriksaan kini dilakukan melalui aplikasi mobile dan dashboard berbasis web sehingga kondisi sarana dapat dipantau secara real-time.
Sebagai langkah antisipasi keadaan darurat, KAI Divre III Palembang juga menyiapkan peralatan rerailing jack equipment yang digunakan untuk proses evakuasi apabila terjadi anjlokan.
Pada masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre III Palembang menyiapkan total 65 lokomotif yang terdiri dari 7 unit CC 201, 30 unit CC 204, dan 28 unit CC 206. Selain itu, disiapkan pula 44 unit kereta berbagai kelas untuk melayani penumpang.
Aida menegaskan kesiapan sarana tersebut merupakan bentuk komitmen KAI dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Dengan perawatan yang dilakukan secara menyeluruh, kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi pelanggan,” pungkasnya. (rilis)














