KAI Divre III Palembang Perkuat Perlindungan Pekerja Operasional dengan Bagikan 2800 Masker

Palembang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mengambil langkah preventif untuk melindungi pekerjanya dari dampak kabut asap yang masih pekat. Sebanyak 2.800 pcs masker didistribusikan kepada pekerja operasional sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan sekaligus memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berlangsung aman dan lancar.

Kondisi kabut asap yang menyebabkan kualitas udara masih kurang baik, menjadi perhatian KAI, khususnya terhadap pekerja operasional yang dalam menjalankan tugasnya bersentuhan langsung dengan aktivitas pelayanan dan keselamatan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan perlindungan terhadap pekerja menjadi bagian penting dalam memastikan layanan kereta api tetap berjalan dengan baik.

“KAI menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, termasuk keselamatan dan kesehatan pekerja. Di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik, kami mengambil langkah preventif dengan mendistribusikan 2.800 masker kepada pekerja operasional agar mereka tetap terlindungi dan dapat menjalankan tugas dalam kondisi sehat serta prima,” ujar Aida.

Menurut Aida, pekerja merupakan salah satu aset penting perusahaan. Oleh karena itu, KAI tidak hanya memastikan kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga memperhatikan kondisi sumber daya manusia yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan perjalanan kereta api.

Kesehatan Awak Sarana Perkeretaapian Tetap Diperiksa Sebelum Bertugas

Selain memberikan perlindungan berupa masker, KAI tetap menjalankan prosedur pemeriksaan kesehatan bagi Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) sebelum menjalankan tugas.

Pemeriksaan dilakukan oleh unit kesehatan KAI, antara lain meliputi pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, hingga pemeriksaan alkohol. Tahapan tersebut bertujuan memastikan awak sarana berada dalam kondisi fisik dan psikis yang sehat, prima, serta bebas dari pengaruh alkohol maupun obat-obatan yang dapat mengganggu konsentrasi selama bertugas.

Awak Sarana Perkeretaapian yang terdiri atas Masinis, Kondektur, Polsuska, dan Teknisi Kereta Api memiliki peran penting dalam memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman.

“Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan. Kami ingin memastikan setiap awak sarana yang bertugas benar-benar siap secara fisik dan mental, sehingga dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan optimal dan mendukung keselamatan perjalanan,” jelas Aida.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan pekerja, KAI juga melakukan asesmen singkat sebelum bertugas serta pengecekan kondisi lokomotif dan rangkaian kereta api. Seluruh prosedur tersebut dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari sistem keselamatan perjalanan kereta api.

Dengan demikian, keselamatan perjalanan tidak hanya dijaga melalui kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga melalui kesiapan personel yang mengoperasikan dan mendukung perjalanan kereta api.

Ajak Pelanggan Turut Jaga Kesehatan

Di sisi lain, KAI juga terus mengimbau pelanggan untuk turut memperhatikan kesehatan selama kondisi kualitas udara belum membaik. Pelanggan yang melakukan perjalanan dengan kereta api diimbau untuk menggunakan masker, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan, serta menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat selama perjalanan.

“Kami juga tak henti – hentinya mengajak pelanggan untuk bersama-sama menjaga kesehatan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika kondisi udara sedang kurang baik. Kami ingin perjalanan kereta api tidak hanya aman dan nyaman, tetapi pelanggan juga tetap sehat selama melakukan perjalanan,” kata Aida.

KAI Divre III Palembang akan terus memantau kondisi lingkungan dan mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan dengan tetap mengacu pada prosedur keselamatan yang berlaku.

“Keselamatan dan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan KAI. Karena itu, di tengah kondisi kualitas udara yang menurun, kami mengajak seluruh pekerja dan pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga kesehatan,” tutup Aida.