Palembang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus memperkuat standar keselamatan perjalanan kereta api dengan mengoptimalkan fungsi jalur putar (turntable) di wilayah operasinya. Fasilitas ini menjadi elemen penting dalam memastikan lokomotif berada pada posisi arah hadap yang benar, sehingga masinis memiliki jarak pandang maksimal saat bertugas.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menegaskan bahwa jalur putar bukan sekadar fasilitas pendukung, tetapi bagian dari sistem keselamatan inti dalam operasional perkeretaapian.
“Jalur putar memastikan lokomotif dapat bergerak dengan arah yang sesuai. Dengan posisi kabin yang tepat menghadap depan, masinis memiliki jarak pandang optimal untuk mengawasi lintasan. Ini berdampak langsung pada peningkatan keselamatan perjalanan,” tegas Aida.
Peran Vital Jalur Putar dalam Operasional
Jalur putar digunakan untuk membalik arah lokomotif, terutama yang hanya memiliki satu sisi pandang utama seperti lokomotif diesel CC201 dan CC204 yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang. Dengan sistem putar bermotor listrik, arah lokomotif dapat diatur dengan presisi dan aman.
“Tidak semua lokomotif memiliki dua kabin dengan visibilitas seimbang. Karena itu, jalur putar menjadi sarana vital agar lokomotif bisa beroperasi dengan kondisi terbaik,” jelas Aida.
Saat ini Divre III Palembang memiliki dua jalur putar aktif, yaitu:
Depo Lokomotif Kertapati Palembang – melayani lokomotif lintas Kertapati–Lubuk Linggau dan Kertapati–Tanjungkarang.
Pengawas Urusan Sarana Lahat – menjadi titik balik lokomotif lintas Lahat–Kertapati.
Fasilitas ini menjadi bagian penting dari siklus harian perawatan dan penyusunan rangkaian kereta, terutama pada saat pergantian arah perjalanan.
Dukung Efisiensi dan Keselamatan Operasi
Menurut Aida, jalur putar tidak hanya menambah keamanan visual bagi masinis, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dengan meminimalkan waktu manuver lokomotif dan mengurangi risiko kesalahan posisi.
“KAI menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Jalur putar adalah bagian dari sistem keselamatan terpadu yang memastikan lokomotif selalu berada dalam kondisi ideal sebelum diberangkatkan,” ujarnya.
Divre III Palembang terus melakukan pemeriksaan rutin terhadap turntable, mulai dari mekanisme putar, rel pendukung, sistem penguncian, hingga keamanan personel saat pengoperasian. Seluruh fasilitas dipastikan siap digunakan, terutama menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
“Seluruh jalur putar di Divre III Palembang dalam kondisi baik. Dengan langkah ini, KAI menegaskan komitmennya menjaga keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi perjalanan kereta api di Sumatera Selatan,” tutup Aida. (rilis)













