Janji H Arlan dan Franky, Satu Persatu Telah Dipenuhi Tinggal Gas Alam Gratis

PRABUMULIH – Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih H Arlan dan Franky Nasril S Kom MM tak terasa sudah melebih dari satu tahun memimpin Kota Seinggok Sepemunyian, satu per satu janji kampenye sudah di penuhi, mulai dari seragam sekolah gratis, pembukaan lahan pertanian gratis, menaikan instestif RT dan RW, kamis (02/04/26).

‎Dari beberapa janji kampanye H Arlan – Franky Nasril S Kom MM, ada beberapa program yang belum terlealisasikan yaitu, program yang sangat di nanti –  nanti oleh masyarakat program gas gratis, dimana program gas gratis ini merupakan janji kampanye pasangan H Arlan – Franky Nasril S Kom MM.

‎Beredar kabar tak sedap yang berkembang mengenai selebaran pembayaran iuran gas yang di keluarkan oleh pihak PD Petro Prabu kepada pihak Rukun Tetangga (RT)  untuk di bagikan kepada masyarakat Kota Prabumulih, dimana dalam surat edaran yang nanti nya diduga akan di bagikan oleh petugas PT Petro Prabu dan di dampingi Ketua RT untuk di sebarkan ke masyarakat, isi dari surat tersebut merupakan surat perintah dari PD Petro Prabu yang harus di tanda tangani oleh masyarakat untuk membayar iuran lima puluh ribu rupiah per bulan bagi setiap sambuang gas rumah tangga, dengan ketentuan apabila tidak membayar selama dua bulan ber turut – turut maka sambungan gas alam rumah tangga akan di putus oleh pihak PD Petro Prabu.

‎Kebijakan yang di kelurkan oleh pihak PD Petro Prabu tersebut bagaikan bumi dan langit sangat bertentangan dengan janji kampanye H Arlan – Franky Nasril S Kom MM yang menjanjikan program gas gratis.

‎Menaggapi viral nya aturan baru gas alam yang di keluarkan PD Petro Peabu H Arlan ketika di wawancai “ini lagi kami sedang usahakan, apa yang menjadi program kami kemarin, tentunya karna ini sedang efesiensi tidak mungkin seluruh nya gratis, tapi kita akan mengambil yang miskin kurang lebih lima ribu (data PKH)” ujarnya.

‎Masih kata Arlan “pemerataan pembayaran gas rumah tangga ini lagi di upayakan, jadi masyarakat Prabumulih menikmati gas rumah tangga cupuk bayar lima puluh ribu, yang memang betul miskin baru kita gratiskan, menurut saya itu sudah luar biasa” imbuhnya.

‎Disinggung mengenai masyarakat yang pemakaiannya gas alam nya tidak sampai lima puluh ribu rupiah per bulan, “itu artinya dia termaksut dalam kategori miskin, iya di gratiskan. Kita lihat rumah nya kalo rumah nya bagus tidak mungkin di gratiskan, kita ambil semaksimal mungkin, kita lihat aturan sekarang lagi kita pelajari dulu” tegasnya.

‎Terpisah salah satu Ketua RT di Kota Prabumulih yang tidak mau di sebutkan nama nya ketika di wawancarai menerangkan bahwa surat permohonan dari PD Petro Prabu itu untuk warga yang tidak mampu dan menunggak, “Jadi kalau ada denda itu di suruh bayar dua puluh ribu untuk denda nya saja, untuk bayar pokok nya lima puluh ribu merupakan iuran wajib nya, jadi total tujuh puluh ribu, yah sudah rapat di Kelurahan dari hasil rapat kami di kasih surat permohan itu” Tandasnya.

‎Salah satu perwakilan masyarakat Kota Prabumulih Iwan (42) mempertanyakan kebijakan gas gratis, di mana gas gratis tersebut merupakan janji politik dan masuk dalam Visi Misi Walikota Prabumulih ketika masi berkampanye dan di siarkan secara langsung dalam debat publik calon kepala daerah “Yang jelas kami mempertanyakan janji kampanye waktu sebelum menjabat, janji nya gas gratis, kalo bayar lima puluh ribu di tambah denda dua pulu ribu itu nama nya bukan gratis tetapi malah menyusahkan kami selaku masyarakat kecil” ujarnya.

‎Ia pun berharap agar program gas gratis ini segera terlealisasikan “kami sebagai masyarakat berharap semoga program gas gratis ini bisa segera terlealisasikan segera bukan sekedar janji politik ataupun visi misi tetapi bukti nyata” harapnya.