PALI – Dalam meningkatkan pembangunan kependudukan selaras dengan program Presiden menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) luncurkan Transformasi Rumah Data Kependudukan (Rumah Dataku/RDK) Konvensional ke Digital.
Kegiatan ini berlangsung di Pendopoan rumah Dinas Bupati Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, turut hadir Bupati PALI Asgianto dalam hal ini diwakili Asisten I H. Andre Fajar Wijaya M.Si, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan dihadiri 180 orang peserta terdiri dari Lurah/Kepala Desa, Kader Rumah Data Kependudukan, serta PKB/PLKB Se-Kabupaten PALI, Kamis (18/06/2026).
Bupati PALI diwakilkan Asisten I H. Andre Fajar Wijaya M.Si mengatakan untuk mensukseskan program tersebut dengan melakukan pembangunan yang tepat sasaran berlandaskan data yang Akurat, Mutakhir, dan dapat diakses dengan mudah.
“Data kependudukan merupakan fondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan monitoring, hingga evaluasi berbagai program pembangunan keluarga berencana, pembangunan keluarga, penanganan stunting, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat, “ungkapnya
Lebih lanjut, Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mewujudkan Transformasi ini. DPPKBPPPA Kabupaten PALI, para pengelola rumah Dataku, Kader, Serta dukungan dari perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Selatan.
“Semoga inovasi ini menjadi langkah nyata menuju tata kelola data yang lebih Modern, Transparan, dan berkelanjutan, “harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DPPKBPPPA Kabupaten PALI Mariono, SE., menjelaskan Rumah data kependudukan merupakan wadah strategis dalam penyediaan, pengelolaan dan pemanfaatan data kependudukan di tingkat Desa dan Kelurahan. Data yang tersedia dalam Rumah Data Kependudukan menjadi dasar utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan Evaluasi pembangunan.
“Di era kemajuan teknologi saat ini, pengelolaan data secara Konvensional tidak lagi relevan, terlebih dinamika masyarakat yang sangat cepat berubah memerlukan kecepatan dan ketepatan dalam pembaruan data, “ungkap Mariono.
Mariono juga mengungkapkan Transformasi menuju Rumah Data kependudukan Digital merupakan langkah yang sangat penting dan harus segera dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data.
“Kita berharap Data Kependudukan dapat diakses dengan lebih mudah, diperbaharui secara berkala, dan dimanfaatkan oleh seluruh Pemangku kepentingan untuk mendukung Program kependudukan, “harapnya.
Keberhasilan Transformasi digital ini tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi ,melainkan sinergi seluruh pihak.
“Saya mengajak seluruh pengelola Rumah Data, pemerintah desa ,serta kader untuk bersama-sama meningkatkan kapasitas menjaga kualitas data dan memastikan keberlanjutan pengelolaan rumah data rumah data kependudukan Digital, “tutupnya.
Editor : Asri Firmansyah













