PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus mendorong pergeseran budaya mudik masyarakat ke transportasi massal yang aman dan berkeselamatan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah kembali menghadirkan Program Mudik Gratis Kereta Api Tahun 2026 bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Bank SumselBabel.
Program ini dibuka mulai Selasa (4/2/2026) dengan jadwal keberangkatan pada 16 dan 17 Maret 2026, menjelang Idulfitri 1447 H. Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin terbiasa memanfaatkan angkutan umum massal, khususnya kereta api, sebagai moda utama mudik.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan mudik dengan kereta api memberikan banyak keuntungan, mulai dari aspek keselamatan, ketepatan waktu, hingga kenyamanan perjalanan.
“Kereta api merupakan moda transportasi yang aman dan tertib. Melalui program mudik gratis ini, kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa mudik bisa dilakukan dengan nyaman tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Aida.
Dalam program Mudik Gratis 2026, KAI Divre III Palembang menyiapkan dua layanan kereta api, yakni KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang dengan kapasitas 832 tempat duduk per hari dan KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau dengan kapasitas 624 tempat duduk per hari.
Pendaftaran dilakukan langsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan Bidang Perkeretaapian dengan persyaratan yang mudah dan terbuka bagi masyarakat umum. KAI mengimbau calon peserta untuk mendaftar lebih awal mengingat kuota terbatas.
Selain menghadirkan mudik gratis, KAI Divre III Palembang juga terus menyampaikan informasi perkembangan Angkutan Lebaran 2026. Data sementara menunjukkan tingginya minat masyarakat pada perjalanan kereta api, dengan tiket H-1 Lebaran untuk KA Bukit Serelo dan KA Rajabasa telah terjual habis.
“Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api semakin meningkat dari tahun ke tahun,” kata Aida.
Melalui kombinasi program mudik gratis dan layanan Angkutan Lebaran reguler, KAI berharap dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, mengurangi kemacetan, serta menciptakan pengalaman mudik yang lebih aman dan manusiawi bagi masyarakat Sumatera Selatan. (rilis)









