Arus Balik Meledak, Tiket KA di Palembang Tembus 139 Persen dari Kapasitas

PALEMBANG – Lonjakan arus balik Lebaran 2026 di wilayah KAI Divre III Palembang tak terbendung. Penjualan tiket bahkan melampaui kapasitas, menandakan tingginya tekanan mobilitas penumpang di penghujung libur panjang.

Data KAI mencatat, pada Sabtu (28/3/2026) tiket terjual mencapai 4.019 atau 135 persen dari kapasitas. Sehari berselang, Minggu (29/3/2026), angka itu kembali melonjak menjadi 4.128 tiket atau 139 persen dari kapasitas.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyebut puncak arus balik dipicu mulai aktifnya kegiatan sekolah pada 30 Maret 2026.

“Pergerakan penumpang meningkat tajam menjelang berakhirnya libur, terutama karena aktivitas sekolah sudah kembali berjalan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI menambah rangkaian pada dua kereta utama, yakni KA Bukit Serelo dan KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuklinggau (PP). Masing-masing ditambah satu kereta ekonomi dan satu kereta eksekutif guna memperbesar daya angkut.

Meski demikian, tekanan permintaan tetap tinggi. Secara kumulatif, penjualan tiket selama masa Angkutan Lebaran 2026 hingga 30 Maret telah mencapai 119.502 tiket.

Dari jumlah itu, 83.145 tiket berasal dari layanan utama Kertapati–Lubuklinggau dan Kertapati–Tanjungkarang, atau setara 127 persen dari total kapasitas 65.560 kursi yang disediakan.

Kondisi ini menunjukkan okupansi kereta api tak hanya penuh, tetapi melampaui daya tampung normal.

Di tengah lonjakan tersebut, performa operasional tetap terjaga. KAI mencatat tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) mencapai 99 persen untuk keberangkatan dan 98 persen untuk kedatangan.

“Ini menjadi bukti bahwa operasional tetap andal meski tekanan penumpang sangat tinggi,” kata Aida.

Saat ini, sisa tiket hanya tersedia terbatas pada KA Sindang Marga tujuan Lubuklinggau untuk 31 Maret dan 1 April 2026, dengan okupansi sekitar 55 persen. Promo diskon 20 persen juga masih tersedia, namun kursi tersisa tinggal hitungan puluhan.

KAI memastikan arus balik masih akan berlangsung hingga awal April, seiring penutupan masa Posko Angkutan Lebaran. (RILIS)