MUSI BANYUASIN — Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kabupaten Musi Banyuasin menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun program kerja, sekaligus merumuskan strategi pemenangan partai ke depan.
Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, mengatakan Musda Golkar Muba memiliki arti strategis karena Musi Banyuasin merupakan salah satu daerah penting bagi Partai Golkar di Sumatera Selatan.
“Karena Kabupaten Musi Banyuasin ini adalah kabupaten yang sangat strategis bagi Partai Golkar,” kata Andie saat menghadiri Musda XI Partai Golkar Muba, Jumat (11/9/2026).
Menurut Andie, Musda tidak hanya menjadi forum pergantian atau penetapan kepengurusan, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi, rekonsiliasi, menyatukan program kerja dan mempersiapkan langkah-langkah strategis partai.
“Ini kesempatan bagi Partai Golkar Kabupaten Musi Banyuasin untuk introspeksi, untuk rekonsiliasi, kemudian untuk menyatukan rencana kerja ke depannya. Dan akhirnya untuk rencana pemenangan partai politik,” ujarnya.
Ia berharap kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Musi Banyuasin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Bahkan, Andie optimistis perolehan kursi legislatif Golkar di masa mendatang berpotensi meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan pembahasan penataan daerah pemilihan (dapil).
“Kalau sekarang empat kursi, insyaallah ke depan ini bisa jadi 20 kursi. Sekarang sedang dibahas penggodokan karena jumlah penduduk kita semakin bertambah,” katanya.
Meski demikian, menurut Andie, peningkatan target politik tersebut harus diikuti dengan penguatan kerja-kerja kader di tengah masyarakat. Kader Golkar diharapkan tidak hanya aktif ketika momentum politik berlangsung, tetapi juga mampu menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Kader-kader ini harus bisa hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi masyarakat. Rekan-rekan yang duduk di DPR, kami berharap apa-apa aspirasi masyarakat itu bisa direalisasikan,” tegasnya.
Andie juga mendorong seluruh kader Partai Golkar membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
“Kami berharap seluruh kader dapat membantu pemerintah kabupaten, membantu DPRD, berkolaborasi dan bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat untuk kemajuan Kabupaten Musi Banyuasin,” ujarnya.
Bupati Muba Dorong Kolaborasi
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, M. Toha, berharap Musda XI Partai Golkar mampu menghasilkan rumusan strategis yang tidak hanya bermanfaat bagi kepentingan organisasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menekankan agar proses demokrasi internal Partai Golkar dapat dijalankan dengan mengedepankan kejujuran, kebersamaan dan semangat membangun organisasi.
M. Toha juga berharap siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Partai Golkar Muba mampu mengaktualisasikan diri di tengah masyarakat serta memperkuat hubungan antara partai politik dan pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan Partai Golkar dari awal sampai akhir tetap mensupport pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin,” kata M. Toha.
Menurutnya, Pemkab Muba berkomitmen membangun daerah melalui kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendorong percepatan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Semangat tersebut sejalan dengan Asta Cita bersama untuk mewujudkan daerah yang maju lebih cepat, membangun secara inklusif, meningkatkan layanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
M. Toha menegaskan, Musda Golkar Muba diharapkan tidak berhenti pada proses organisasi semata. Forum tersebut harus mampu melahirkan kerangka kerja yang lebih kuat antara partai, pemerintah dan masyarakat.
“Harapan kami dalam musyawarah daerah ini dapat menemukan apa yang diperlukan lagi oleh partai dan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin. Mudah-mudahan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan,” katanya.
Ia berharap dinamika organisasi dan politik yang berkembang dalam Musda dapat diarahkan untuk memperkuat kontribusi Partai Golkar terhadap pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin.
“Semoga melalui Musda ini kita dapat membangun kerangka untuk Musi Banyuasin yang lebih maju lagi,” pungkasnya. (*)














