PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang memanfaatkan momen libur sekolah untuk menanamkan budaya keselamatan dan kedisiplinan kepada anak-anak melalui program KAI Schooliday 2026 di Stasiun Kertapati, Sabtu (11/7/2026).
Tidak sekadar mengisi liburan, program ini dirancang agar anak-anak mengenal dunia perkeretaapian sekaligus memahami pentingnya keselamatan, tanggung jawab, dan etika menggunakan transportasi publik sejak usia dini.
Sebanyak tiga peserta terpilih, yakni Muhammad Zaid Mudzakir (11) asal Baturaja, Riyanti Munira (7) dan M. Gilang Rajendra (9) asal Palembang, mendapat kesempatan menjadi “petugas KAI” selama sehari.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan KAI Schooliday merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan edukasi yang dikemas secara menyenangkan bagi anak-anak.
“KAI Schooliday merupakan inovasi layanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan, khususnya keluarga. Melalui program ini, anak-anak diajak mengenal lebih dekat dunia perkeretaapian secara menyenangkan sehingga perjalanan menggunakan kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga media pembelajaran yang efektif,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai profesi di lingkungan perkeretaapian, mulai dari petugas loket, customer service, Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), hingga masinis.
Mereka juga mengikuti simulasi pemeriksaan tiket, mempelajari operasional stasiun, menyapa pelanggan, membagikan bingkisan kepada penumpang anak, serta melihat langsung fasilitas Kereta Eksekutif KA Sindang Marga.
Menurut Aida, pengalaman tersebut bertujuan membentuk karakter anak agar lebih disiplin, tertib, peduli terhadap keselamatan, dan menghargai pelayanan publik.
“Perjalanan menggunakan kereta api juga menjadi media pembelajaran yang efektif karena anak-anak dapat mengenal nilai disiplin, ketertiban, kepedulian, dan keselamatan secara langsung. Kami berharap setiap perjalanan bersama kereta api menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna,” katanya.
Selain mengedukasi anak-anak, KAI juga mengingatkan para orang tua untuk selalu mendampingi dan mengawasi buah hati saat berada di stasiun maupun selama perjalanan menggunakan kereta api.
Pendampingan tersebut dinilai penting untuk menanamkan budaya tertib, disiplin, serta keselamatan dalam menggunakan transportasi publik sejak dini.
“Melalui KAI Schooliday 2026, kami berharap dapat menghadirkan pengalaman liburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan inspirasi bagi anak-anak. Program ini sekaligus memperkuat komitmen PT KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang mengedepankan keselamatan, pelayanan prima, serta keberlanjutan,” tutup Aida.








