PALEMBANG – Momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Hari Raya Waisak 2570 BE, dan Hari Lahir Pancasila membawa berkah bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang. Selama delapan hari masa libur, KAI berhasil mengangkut 43.396 penumpang atau naik sekitar 11 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan jumlah pelanggan tersebut terjadi pada periode 26 Mei hingga 2 Juni 2026. Pada periode yang sama tahun 2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 39.599 orang.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan tingginya angka perjalanan dipicu oleh berdekatannya sejumlah hari libur nasional yang dimanfaatkan masyarakat untuk mudik, bersilaturahmi, maupun berwisata.
“Libur Hari Raya Idul Adha yang berdekatan dengan Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila membuat mobilitas masyarakat meningkat. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang banyak dipilih,” ujar Aida.
Dari seluruh layanan yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang, KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang menjadi penyumbang lonjakan penumpang tertinggi.
Untuk perjalanan menuju Tanjungkarang, KA Rajabasa mengangkut 11.461 pelanggan atau mencapai 169 persen dari kapasitas yang tersedia. Sementara untuk relasi sebaliknya menuju Kertapati, jumlah pelanggan mencapai 11.767 orang atau 173 persen.
Tak kalah tinggi, KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau juga mencatat peningkatan signifikan. Sebanyak 6.453 pelanggan melakukan perjalanan menuju Lubuk Linggau, sedangkan 6.594 pelanggan tercatat berangkat menuju Kertapati.
Secara keseluruhan, jumlah pelanggan KA Bukit Serelo meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode libur panjang tahun sebelumnya.
Sementara itu, KA Sindang Marga yang menjadi alternatif saat tiket KA Bukit Serelo habis juga mencatat okupansi tinggi. Kereta ini mengangkut 3.893 pelanggan menuju Lubuk Linggau dan 3.801 pelanggan menuju Kertapati.
Menurut Aida, tingginya minat masyarakat turut didukung oleh penambahan kapasitas layanan yang dilakukan KAI pada tahun ini. Di antaranya dengan mengoperasikan delapan kereta ekonomi pada rangkaian KA Rajabasa dan menambah satu kereta eksekutif pada rangkaian KA Sindang Marga.
“Penambahan kapasitas dilakukan agar kebutuhan masyarakat selama masa libur panjang dapat terakomodasi dengan baik tanpa mengurangi kenyamanan perjalanan,” katanya.
Di tengah lonjakan penumpang, KAI Divre III Palembang memastikan aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama. Pemeriksaan sarana dan prasarana dilakukan secara berkala, disertai pengawasan ekstra di sejumlah titik rawan serta pengamanan yang melibatkan TNI dan Polri.
Dari sisi stasiun, Stasiun Kertapati masih menjadi pusat pergerakan penumpang terbesar di wilayah Sumatera Selatan. Selama masa libur panjang tercatat 13.026 pelanggan naik dan 13.443 pelanggan turun di stasiun tersebut.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Lubuk Linggau dengan 6.103 pelanggan naik dan 5.693 pelanggan turun. Sedangkan Stasiun Prabumulih melayani 3.177 pelanggan naik dan 2.654 pelanggan turun.
Kepadatan penumpang juga terlihat di Stasiun Lahat yang mencatat 2.933 pelanggan naik dan 3.103 pelanggan turun selama periode liburan.
Aida menegaskan, tingginya angka pengguna kereta api menunjukkan bahwa moda transportasi berbasis rel masih menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan kereta api. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.








