45 Ribu Penumpang Gunakan KA dari Muara Enim, KAI Nilai Kepercayaan Publik Terus Menguat

MUARA ENIM – Kereta api semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan masyarakat di Kabupaten Muara Enim. Sepanjang Semester I 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat 45.408 penumpang berangkat dari Stasiun Muara Enim, atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 45.228 penumpang.

Meski kenaikannya relatif tipis, tren tersebut memperlihatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api tetap terjaga di tengah banyaknya pilihan moda transportasi darat.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menjadi sinyal bahwa masyarakat semakin mengandalkan kereta api untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

“Kereta api kini tidak hanya menjadi moda transportasi pilihan untuk aktivitas pekerjaan maupun pendidikan, tetapi juga menjadi sarana perjalanan yang nyaman bagi masyarakat yang ingin bepergian karena memiliki tingkat keselamatan yang tinggi, tepat waktu, nyaman, dan efisien,” ujarnya.

Data KAI menunjukkan pertumbuhan pelanggan Stasiun Muara Enim berlangsung konsisten dalam lima tahun terakhir. Pada Semester I 2022 jumlah pelanggan tercatat 16.128 orang, kemudian melonjak menjadi 34.497 orang pada 2023, meningkat lagi menjadi 43.207 orang pada 2024, 45.228 orang pada 2025, dan mencapai 45.408 orang pada Semester I 2026.

Lonjakan tersebut dinilai mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat yang semakin memilih transportasi publik berbasis rel.

Kabupaten Muara Enim yang memiliki sekitar 667 ribu penduduk juga menjadi salah satu faktor pendukung meningkatnya kebutuhan terhadap angkutan massal yang aman dan andal.

Untuk melayani mobilitas masyarakat, Stasiun Muara Enim mengoperasikan dua kereta penumpang, yakni KA Sindang Marga dan KA Bukit Serelo, dengan tujuan Kertapati maupun Lubuk Linggau.

Selain mempertahankan ketepatan waktu perjalanan, KAI juga terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui kemudahan pembelian tiket lewat aplikasi Access by KAI, kanal digital, dan Loket Box. Peningkatan fasilitas stasiun, standar pelayanan, hingga aspek keselamatan juga terus dilakukan.

Di Stasiun Muara Enim, pelanggan kini dilayani dengan fasilitas passenger crossing yang diawasi langsung oleh petugas KAI sehingga perpindahan antarperon berlangsung lebih aman dan tertib.

Aida menegaskan, tren pertumbuhan pelanggan menjadi dorongan bagi KAI untuk terus memperbaiki layanan.

“Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi kami untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, selamat, dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang,” tutupnya.